Sepanjang Q1 2026, empat marketplace terbesar di Indonesia telah memperbarui struktur biaya penjualnya dalam rentang kurang dari enam bulan. Shopee memulai pada 1 Januari, Lazada menyusul 1 Februari, lalu Tokopedia dan TikTok Shop memberlakukan skema komisi baru pada 18 Mei.
Mengacu pengumuman resmi Shopee yang dikutip Bisnis.com, biaya administrasi Shopee kini berada di rentang 4,25% sampai 10% dari harga jual. Sementara itu, Seller Center Tokopedia (pembaruan 28 April 2026) mencatat biaya komisi dinamis 3,00% sampai 8,00% yang dihitung terpisah dari biaya komisi platform.
Angka tersebut tentunya belum menghitung program promosi, iklan, dan logistik. Oleh karena itu, total potongan yang benar-benar diterima seller sering kali berbeda jauh dari tarif dasar yang tertera di halaman kebijakan.
4 Penyesuaian Biaya pada Beberapa Marketplace
Sebelum masuk ke rincian per platform, ada baiknya melihat kapan setiap kebijakan biaya admin yang mulai berlaku agar pembandingan tarif dilakukan pada periode yang sama.

Rincian Biaya Admin di Empat Marketplace Besar
Setiap platform memakai penamaan komponen biaya admin yang berbeda, sehingga perbandingan langsung antarbiaya dasar dapat menyesatkan bila komponen turunannya diabaikan.
1. Shopee
Shopee menetapkan biaya admin 4,25% sampai 10% dari harga jual sesuai kategori produk. Kategori fast moving consumer goods, kebutuhan sehari hari, dan sebagian produk fesyen berada di level tertinggi, yaitu 10%.
Di luar itu, terdapat biaya proses pesanan Rp1.250 per transaksi selesai serta biaya layanan pre-order 3% per kuantitas produk. Biaya program Gratis Ongkir XTRA dan Promo XTRA juga akan dihitung terpisah.
2. Tokopedia
Tokopedia bahkan menggunakan dua jenis biaya admin, yakni biaya komisi platform yang besarnya berbeda antara seller Mall dan Marketplace, ditambah biaya komisi dinamis 3,00% sampai 8,00% dengan batas Rp650.000 per item. Sejak 18 Juli 2026, batas tersebut turun menjadi Rp80.000 untuk sejumlah kategori seperti ponsel, kulkas, dan perhiasan emas.
Namun, biaya pemrosesan order sebesar Rp1.250 per pesanan terkirim juga tetap berlaku, dengan pembebasan untuk 50 pesanan pertama bagi seller baru.
3. Lazada
Lazada memberlakukan aturan komisi atau biaya admin baru untuk pesanan sejak 1 Februari 2026, dengan kisaran yang umumnya disebut berada di 2,5% sampai 10% tergantung kategori dan status toko.
Komponen lain mencakup biaya proses pesanan Rp1.250 per pesanan bagi penjual yang telah bergabung lebih dari 90 hari, serta biaya Free Shipping Max 1,5% sampai 6% dengan batas Rp20.000 per produk non elektronik.
4. TikTok Shop
Pasca integrasi dengan Tokopedia, TikTok Shop memakai struktur biaya admin atau komisi platform yang sama. Perbedaannya ada pada skema platform commission savings, di mana seller pengguna GMV Max dan peserta program Growth Xtra dapat memperoleh potongan komisi hingga 8,18%.
Beban tambahan justru muncul dari sisi logistik. Beberapa brand menyebut kebijakan baru per Mei 2026 membuat penjual ikut menanggung ongkos kirim dan biaya retur, sebagaimana disampaikan co-founder True to Skin dalam laporan digitalMamaID.
Waktu yang Tepat Untuk Bangun E-Commerce Sendiri!
Tekanan tarif ini mendorong sebagian brand lokal mulai memindahkan sebagian penjualannya ke website milik sendiri. Salah satu contohnya adalah brand fashion M231 yang menyebut total potongan di salah satu marketplace dapat mencapai sekitar 22,75%. Selain itu, brand fashion Mayoutfit juga sering mengarahkan pelanggan untuk membeli ke website resmi mereka karena harga yang tersedia bisa lebih rendah karena tidak terkena biaya-biaya lain dari e-commerce.
Agar lebih mudah, mari kita lakukan simulasi perhitungan potongan biaya kemeja seharga Rp250.000.

Dengan asumsi tersebut, jika ada selisih sebesar Rp30.000 per unit, maka margin keuntungan dari menjual produk di marketplace menjadi sangat menarik. Meskipun demikian, penghematan tersebut baru terasa apabila website memiliki pengunjung. Jadi perlu dilakukan marketing effort yang cukup tinggi agar strategi dan goals margin keuntungan dapat dicapai.
Baca juga: Cara Menaikkan Traffic Website
Buat Website Brand Anda Jauh Lebih Mudah Ditemukan dengan seedbacklink!
Sebuah website dengan margin sehat tetap tidak menghasilkan apa apa bila tidak muncul saat calon pembeli mencari produknya. seedbacklink dapat membantu melalui jasa SEO untuk riset kata kunci, perbaikan halaman produk, dan penyusunan rencana optimasi. Untuk memperkuat domain authority, tersedia jasa backlink dari berbagai macam jaringan media dan blog terverifikasi, serta layanan press release yang dapat digunakan ketika telah memiliki marketplace sendiri.
ID
EN
MY
SG