Ceritakan siapa Anda dan apa bisnis Anda
Perkenalkan nama saya adalah Nabil. Waktu itu, saya kuliah di Teknik Informatika, jurusan yang jauh dari dunia beton dan paving block. Tapi bisnis keluarga sudah lebih dulu ada di sana. Keluarga besar saya adalah produsen paving block skala kecil, dan dari situlah semuanya bermula.
Awalnya saya cuma kepikiran satu hal sederhana, kenapa bisnis keluarga ini tidak dipasarkan lewat website saja. Ternyata respons pasar bagus, dan dari situ saya mulai berpikir untuk menyediakan jasa pasang juga selain menjual produknya.
Sebelum jadi Decacon, dulu nama bisnis ini adalah BetonKu. Pada saat awal-awal kerjain semuanya, saya sempat bangkrut dan bahkan berpikir banting setir ke bisnis ekspor.
Tapi saya akhirnya kembali lagi ke bisnis ini dengan wawasan yang jauh lebih luas, dan di titik itulah saya mendengar soal seedbacklink. Waktu itu, sih, alasannya sederhana. Saya merasa bahwa website itu butuh domain authority yang tinggi supaya bisa dipercaya, dan saya kira seedbacklink bisa bantu saya untuk wujudkan hal itu.
Seperti apa kondisi bisnis Anda sebelum aktif melakukan digital marketing?
Masa paling berat justru datang dari cara lama, yaitu terjun langsung ke lapangan untuk marketing sendiri ke kontraktor dan developer satu per satu. Penolakan datang bertubi-tubi, bahkan tidak sedikit yang melontarkan cemoohan.
Namun di tengah semua itu, ada juga beberapa pihak yang menyambut baik dan mengapresiasi usaha saya. Momen kecil seperti itu yang membuat saya bertahan sampai akhirnya menemukan cara yang lebih berkelanjutan untuk membangun bisnis ini.
Aktivitas marketing apa yang terbukti meningkatkan performa bisnis Anda?
Dulu saya mengandalkan website dan iklan berbayar. Masalahnya, iklan itu sangat boros anggaran, dan semakin ke sini biayanya semakin mahal tanpa memberi dampak yang bertahan lama. Setiap kali iklan berhenti, performa ikut anjlok.
Pas juga waktu pas sudah tahu seedbacklink, saya justru melihat peluang yang berbeda. Jadi daripada saya terus membakar biaya untuk iklan, lebih baik saya buat membuat website Decacon lebih visible secara organik dan punya pondasi yang cukup kuat untuk bertahan melawan pemain lama di industri beton precast ini.
Apa pencapaian terbesar Anda sejauh ini, dan bagaimana hasilnya terlihat dalam angka?
Ada satu momen yang paling membekas bagi saya, yaitu ketika website Decacon sempat mendapatkan 9.000 impression dalam sebulan. Angka ini terasa berarti karena dicapai dengan umur website yang sebenarnya masih relatif muda dibanding kompetitor.
Bagi saya, angka itu bukan sekadar data. Angka itu adalah bukti bahwa strategi digital yang saya jalankan, meski dimulai dari nol dan penuh coba coba, mulai menunjukkan arah yang hasil yang positif.
Apa pelajaran terbesar yang dipetik oleh Anda, dan saran apa yang ingin disampaikan?
Kalau ada satu saran yang ingin saya sampaikan ke pemilik bisnis yang belum memulai digital marketing, itu adalah mulailah lebih awal dan coba untuk bertahan lebih lama. Perjalanan ini mengajarkan saya bahwa hasil di dunia digital jarang datang instan.
Saya juga mendorong siapa pun yang berada di posisi saya dulu untuk memperbanyak literasi soal online marketing dan backlink.
Pondasi yang kuat di dunia digital tidak dibangun dalam semalam, tapi begitu terbentuk, pondasi itu yang akan menopang bisnis untuk bersaing lebih lama.
Bagaimana Peran seedbacklink dalam Perjalanan Decacon Sampai Sejauh Ini?
Sejak mengenal seedbacklink, cara saya memandang strategi marketing Decacon berubah total. Strategi yang saya jalankan sekarang tidak lagi hanya berputar di website semata, melainkan sudah menjangkau upaya membangun visibility yang lebih luas di search engine.
Salah satu hal yang paling saya rasakan adalah mayoritas calon pembeli yang menghubungi saya lewat website kini benar benar berasal dari target pelanggan ideal Decacon, seperti kontraktor, developer, dan proyek B2B lainnya.
Ini merupakan traffic yang relevan dengan bisnis yang saya jalankan, dan itu terbukti mempercepat proses closing penjualan dengan calon klien.
Keberadaan Decacon di Google juga memberikan keunggulan nyata dibanding kompetitor industri beton precast yang masih umum hanya mengandalkan cara offline.
Saat kompetitor masih bergantung pada relasi di lapangan semata, Decacon sudah bisa ditemukan duluan oleh calon pelanggan.
Ke depan, saya melihat data tren pencarian dan permintaan calon pelanggan di Google sebagai acuan utama dalam menentukan strategi ekspansi produk maupun jangkauan wilayah Decacon selanjutnya.
Jumlah calon pelanggan dan pertanyaan yang masuk pun bertambah sejak campaign berjalan bersama seedbacklink, dan karena itulah saya tidak ragu merekomendasikan seedbacklink kepada pemilik bisnis lain yang sudah bekerja keras secara offline tapi belum menemukan cara membuat bisnisnya terlihat di dunia digital.
ID
EN
MY
SG