Evaluasi bulanan bisa menjadi sulit ketika atasan atau klien menanyakan hasil dari budget yang sudah dikeluarkan, sementara tim hanya memiliki daftar aktivitas. Tanpa pembagian tugas dan KPI yang jelas, tim marketing akan kesulitan menunjukkan aktivitas mana yang berkontribusi terhadap hasil bisnis dan bagian mana yang perlu diperbaiki.
Ada delapan tugas marketing yang perlu dikelola, mulai dari riset audiens hingga analisis performa. Setiap tugas membutuhkan skill dan indikator keberhasilan yang berbeda. Dengan pembagian yang tepat, Anda dapat mengevaluasi performa campaign secara lebih terstruktur dan menjelaskan hasilnya kepada atasan, klien, maupun tim internal.
8 Tugas Marketing yang Perlu Dipetakan agar Campaign Terukur
Setiap tugas marketing berikut mencakup tanggung jawab utama, skill yang dibutuhkan, dan KPI untuk mengukur performanya. Urutannya mengikuti workflow campaign, dari tahap perencanaan hingga evaluasi.
1. Riset Pasar dan Audiens
Campaign yang tidak didasarkan pada pemahaman audiens berisiko menghabiskan budget untuk pesan yang tidak relevan. Karena itu, tim marketing perlu mengidentifikasi kebutuhan calon customer, masalah yang ingin mereka selesaikan, perilaku pencarian, dan strategi kompetitor.
Proses riset dapat dilakukan melalui survei, wawancara customer, analisis data pencarian, dan data penjualan. Skill yang dibutuhkan meliputi analytical thinking, penyusunan survei, dan interpretasi data.
KPI yang dapat digunakan antara lain jumlah wawancara yang diselesaikan, kelengkapan profil audiens, dan ketepatan segmentasi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
2. Penyusunan Strategi dan Positioning
Positioning membantu audiens memahami alasan memilih sebuah brand dibandingkan kompetitor. Tugas ini menerjemahkan hasil riset menjadi tujuan marketing, key message, prioritas channel, dan rencana eksekusi.
Marketing team perlu memiliki strategic thinking, kemampuan merumuskan pesan, dan keterampilan menentukan prioritas sesuai budget serta sumber daya yang tersedia.
KPI yang relevan mencakup brand awareness berdasarkan survei, volume pencarian nama brand, dan pencapaian target yang telah ditetapkan sebelum campaign dimulai.
Baca juga: Apa Itu KPI dan Cara Menyusunnya agar Campaign Mudah Diukur
3. Perencanaan Budget
Budget yang tidak direncanakan dengan baik dapat terserap pada channel yang mudah dijalankan, tetapi belum tentu menghasilkan performa terbaik. Tugas ini mencakup pembagian budget berdasarkan channel dan tahap campaign, alokasi dana untuk testing, serta penetapan batas biaya per hasil.
Skill yang dibutuhkan meliputi perhitungan biaya, pemahaman karakteristik setiap channel, dan pencatatan pengeluaran secara konsisten.
Beberapa KPI yang dapat digunakan adalah customer acquisition cost (CAC), yaitu biaya rata-rata untuk mendapatkan satu customer baru, dan return on ad spend (ROAS), yaitu perbandingan pendapatan yang dihasilkan ads dengan biaya ads.
4. Produksi dan Distribusi Content
Content yang relevan tetap membutuhkan distribusi yang tepat agar dapat menjangkau audiens dan mendukung tujuan bisnis. Tugas ini mencakup penyusunan content calendar, produksi artikel, gambar, atau video, serta distribusi melalui website, social media, email, dan media pihak ketiga.
Skill yang dibutuhkan meliputi copywriting, dasar SEO, editing, dan pemahaman terhadap kebutuhan audiens. Tim juga perlu memastikan format content sesuai dengan karakteristik setiap channel.
KPI yang relevan antara lain organic traffic, waktu engagement pada halaman, jumlah lead yang berasal dari content, dan conversion rate.
5. Eksekusi Campaign Lintas Channel
Campaign yang berjalan di beberapa channel membutuhkan koordinasi agar pesan, jadwal tayang, dan tracking tetap konsisten. Tugas ini mencakup menjalankan ads, mengatur jadwal social media post, mengirim email, serta mengoptimalkan distribusi melalui search.
Skill yang dibutuhkan meliputi project management, pengoperasian platform ads, dan kemampuan tracking. Parameter UTM, misalnya, membantu mengidentifikasi sumber traffic campaign di Google Analytics.
KPI yang dapat digunakan meliputi conversion rate, cost per lead, dan persentase materi yang tayang sesuai jadwal.
6. Media Relations dan Public Relations
Media coverage dari publikasi yang relevan dapat memperluas jangkauan informasi dan mendukung kredibilitas brand. Tugas ini mencakup penyusunan press release, membangun hubungan dengan jurnalis dan redaksi, serta memantau pemberitaan tentang brand.
Skill yang dibutuhkan meliputi penulisan press release, relationship building, dan pemilihan media berdasarkan relevansi audiens serta topik.
Evaluasi PR sebaiknya tidak hanya mengandalkan jumlah publikasi. KPI yang lebih informatif antara lain kualitas media yang memuat berita, referral traffic ke website, dan sentimen pemberitaan.
7. Kolaborasi dengan Tim Sales
Lead yang tidak ditindaklanjuti dengan cepat berisiko kehilangan peluang menjadi customer. Karena itu, tim marketing perlu berkoordinasi dengan sales untuk menyepakati kriteria lead berkualitas, memastikan data yang diserahkan memadai, dan menerima feedback mengenai hasil tindak lanjut.
Skill yang dibutuhkan meliputi komunikasi lintas tim, pemahaman sales funnel, dan pengelolaan data melalui customer relationship management (CRM).
KPI yang relevan mencakup jumlah lead yang diterima tim sales, persentase lead yang berkonversi menjadi penjualan, dan waktu tindak lanjut setelah lead diterima.
8. Analisis dan Reporting
Data dari berbagai channel tidak cukup hanya dikumpulkan dalam satu report. Tim marketing perlu membandingkan hasil aktual dengan target, mengidentifikasi penyebab perubahan performa, dan menyusun rekomendasi untuk campaign berikutnya.
Tugas ini membutuhkan data analysis, data visualization, dan kemampuan menyampaikan insight secara jelas. Tools seperti Google Analytics dan Looker Studio dapat membantu menggabungkan data serta menyajikannya melalui dashboard.
KPI yang relevan meliputi ketepatan waktu penyusunan report, jumlah rekomendasi yang ditindaklanjuti, dan perubahan performa setelah rekomendasi diterapkan.
Skill Teknis dan Nonteknis yang Dibutuhkan dalam Marketing
Delapan tugas tersebut membutuhkan kombinasi technical skills dan soft skills. Technical skills mencakup data analysis, pengoperasian platform ads, SEO, copywriting, serta penggunaan CRM dan spreadsheet. Kemampuan ini dapat dikembangkan melalui latihan, proyek, dan evaluasi performa campaign.
Sementara itu, soft skills meliputi komunikasi, kolaborasi lintas tim, time management, dan adaptabilitas. Kemampuan analitis juga penting karena membantu marketer mengubah data menjadi keputusan yang dapat ditindaklanjuti.
World Economic Forum mencatat analytical thinking sebagai skill yang dinilai penting oleh 70% perusahaan yang disurvei. Temuan ini memperkuat pentingnya kemampuan membaca data dan menarik kesimpulan saat mengevaluasi hasil marketing.
KPI dan Tools untuk Mengukur Setiap Tugas Marketing
Pemilihan KPI perlu disesuaikan dengan tujuan setiap tugas, sedangkan tools berfungsi membantu proses pengumpulan dan analisis data. Berikut ringkasan indikator dan tools yang dapat digunakan.

Tools di atas merupakan contoh, bukan keharusan. Tetapkan target KPI berdasarkan baseline dan tujuan bisnis agar hasil evaluasi tetap realistis.
Cara Menjaga Tugas Marketing Tetap Terukur
Pembagian tugas baru efektif ketika setiap aktivitas memiliki PIC, KPI, sumber data, dan jadwal evaluasi yang jelas. Tim dapat memulainya dengan membuat tracker sederhana yang mencatat penanggung jawab, target, hasil aktual, dan tindak lanjut untuk setiap tugas.
Tidak semua KPI perlu dipantau dengan intensitas yang sama. Pilih satu atau dua indikator utama untuk setiap tugas, lalu tentukan metrik pendukung jika diperlukan. Evaluasi secara berkala agar tim dapat mengenali masalah lebih awal dan menyesuaikan strategi berdasarkan data, bukan asumsi.
Untuk aktivitas media relations dan penguatan otoritas website, seedbacklink menyediakan jasa backlink yang membantu brand memilih media dan blog berdasarkan niche serta budget. Setelah publikasi berjalan, Anda dapat mengevaluasi hasilnya melalui referral traffic dan relevansi media yang memuat content.








