Mendapatkan liputan dari Forbes menjadi salah satu pencapaian yang diincar oleh banyak founder, profesional, content creator, maupun pemilik bisnis. Forbes dikenal sebagai salah satu media bisnis paling berpengaruh di dunia yang banyak dijadikan referensi oleh pelaku industri, investor, eksekutif, hingga pembuat kebijakan. Tidak mengherankan jika liputan di Forbes sering dipandang sebagai bentuk validasi terhadap kredibilitas individu maupun perusahaan.
Namun, banyak orang memiliki pemahaman yang keliru mengenai cara masuk Forbes. Tidak sedikit yang menganggap liputan Forbes hanya diperuntukkan bagi miliarder, brand, atau perusahaan raksasa. Faktanya, Forbes juga memiliki berbagai daftar dan kategori yang dapat diakses oleh startup, entrepreneur, hingga profesional yang sedang berkembang. Oleh karena itu, menjadi penting untuk mengetahui program mana yang paling tepat dan sesuai menurut kategori individu atau bisnis Anda agar strategi cara masuk Forbes yang dipilih benar-benar sesuai dengan profil yang dimiliki.
Memahami berbagai program tersebut merupakan langkah awal dalam menyusun strategi cara masuk Forbes yang lebih tepat sesuai dengan profil dan pencapaian yang dimiliki.
Banyak orang ingin diliput media besar sebelum memiliki pencapaian yang cukup kuat. Padahal, kredibilitas harus dibangun terlebih dahulu. Fokuslah pada hasil nyata yang dapat diukur, seperti pertumbuhan bisnis, jumlah pengguna, pencapaian produk, penghargaan industri, atau dampak yang berhasil diciptakan. Media bisnis lebih tertarik pada bukti dibandingkan klaim. Tanpa fondasi yang kuat, strategi media relations akan sulit menghasilkan hasil yang maksimal.
Langkah pertama dalam cara masuk Forbes adalah memastikan bahwa pencapaian yang dimiliki memang memiliki nilai berita dan dapat diverifikasi.
Salah satu contohnya adalah Leonard Hartono. Sebelum masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2020, ia lebih dahulu membangun kredibilitas melalui pengembangan SpaceStock, sebuah platform proptech yang menghadirkan transparansi dalam pencarian dan transaksi properti. Forbes menyoroti inovasi yang dibangun perusahaan tersebut, termasuk pemanfaatan teknologi dan pertumbuhan bisnis yang berhasil dicapai. Kasus ini menunjukkan bahwa cara masuk Forbes umumnya diawali dengan pencapaian yang benar-benar layak diberitakan.
Dengan memperkuat personal branding, mendokumentasikan pencapaian secara terstruktur, membangun relasi yang tepat dengan kontributor, serta mengirimkan pitch yang personal dan bernilai, peluang untuk cara masuk Forbes dan masuk ke dalam radar editor dapat meningkat dari waktu ke waktu.
Melalui seedbacklink, Anda dapat mengakses berbagai media nasional dan internasional untuk kebutuhan publikasi, termasuk opsi publikasi di jaringan media Forbes yang tersedia melalui platform tersebut. Strategi ini dapat membantu memperkuat reputasi digital, memperluas jangkauan audiens, serta mendukung upaya membangun otoritas di industri yang Anda geluti.
Pahami Cara Kerja Forbes Sebelum Menargetkan Liputan
Sebelum menargetkan liputan, penting memahami bahwa Forbes memiliki dua jalur publikasi utama. Masing-masing memiliki proses editorial dan tujuan yang berbeda sehingga strategi yang digunakan pun tidak sama. Memahami mekanisme ini menjadi salah satu fondasi penting dalam cara masuk Forbes karena setiap jalur memiliki standar penilaian yang berbeda.- Liputan editorial organik
- Forbes Councils
Kriteria yang Membuat Cerita Anda Layak Diliput Forbes
Sebelum menghubungi jurnalis atau mengirim pitch, Anda perlu memastikan bahwa cerita yang dimiliki memang layak diberitakan. Media bisnis seperti Forbes umumnya mencari individu maupun perusahaan yang memiliki cerita dengan nilai berita yang kuat, didukung data yang dapat diverifikasi, serta memberikan insight bagi pembacanya:- Pertumbuhan bisnis yang dapat dibuktikan dengan data
- Inovasi yang menyelesaikan masalah nyata
- Dampak sosial atau ekonomi yang terukur
- Perjalanan bisnis yang inspiratif
- Sudut pandang unik terhadap tren industri
- Pencapaian yang dapat diverifikasi
Step by Step Cara Agar Diliput Forbes
Setelah memahami cara kerja dan kriteria yang dicari Forbes, langkah berikutnya adalah membangun fondasi yang dapat meningkatkan peluang Anda secara bertahap. Tidak ada jalan instan dalam cara masuk Forbes, tetapi setiap langkah berikut dapat membantu meningkatkan kredibilitas di mata media.1. Bangun Kredibilitas Sebelum Mencari Publisitas
Banyak orang ingin diliput media besar sebelum memiliki pencapaian yang cukup kuat. Padahal, kredibilitas harus dibangun terlebih dahulu. Fokuslah pada hasil nyata yang dapat diukur, seperti pertumbuhan bisnis, jumlah pengguna, pencapaian produk, penghargaan industri, atau dampak yang berhasil diciptakan. Media bisnis lebih tertarik pada bukti dibandingkan klaim. Tanpa fondasi yang kuat, strategi media relations akan sulit menghasilkan hasil yang maksimal.
Langkah pertama dalam cara masuk Forbes adalah memastikan bahwa pencapaian yang dimiliki memang memiliki nilai berita dan dapat diverifikasi.
Salah satu contohnya adalah Leonard Hartono. Sebelum masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2020, ia lebih dahulu membangun kredibilitas melalui pengembangan SpaceStock, sebuah platform proptech yang menghadirkan transparansi dalam pencarian dan transaksi properti. Forbes menyoroti inovasi yang dibangun perusahaan tersebut, termasuk pemanfaatan teknologi dan pertumbuhan bisnis yang berhasil dicapai. Kasus ini menunjukkan bahwa cara masuk Forbes umumnya diawali dengan pencapaian yang benar-benar layak diberitakan.
2. Kelola Personal Branding Secara Profesional
Ketika seorang jurnalis menerima pitch, salah satu hal pertama yang dilakukan adalah mencari informasi tentang narasumber secara online. Karena itu, pastikan jejak digital Anda sudah mencerminkan kredibilitas yang ingin dibangun. Website perusahaan, profil LinkedIn, media sosial profesional, dan halaman profil publik harus konsisten serta mudah ditemukan. Personal branding yang kuat membantu mempercepat proses verifikasi yang dilakukan media. Pastikan informasi mengenai jabatan, pengalaman, pencapaian, hingga aktivitas profesional konsisten di seluruh platform digital agar mempermudah proses verifikasi yang dilakukan jurnalis. Personal branding yang kuat menjadi salah satu fondasi penting dalam cara masuk Forbes karena membantu editor maupun kontributor memperoleh gambaran yang jelas mengenai profil Anda.3. Dokumentasikan Semua Pencapaian
Media membutuhkan data. Oleh karena itu, setiap pencapaian perlu didokumentasikan secara sistematis. Beberapa aset yang perlu disiapkan meliputi:- Data pertumbuhan bisnis, semakin pesat semakin baik.
- Jumlah pelanggan atau pengguna yang dimiliki.
- Penghargaan yang pernah diterima beberapa tahun ke belakang.
- Liputan media sebelumnya yang menambah kredibilitas.
- Studi kasus pelanggan.
- Hasil riset atau laporan industri.
4. Bangun Exposure dari Media yang Lebih Kecil
Salah satu kesalahan paling umum adalah langsung menargetkan Forbes sebagai media pertama. Dalam praktiknya, media besar cenderung lebih percaya kepada narasumber yang sudah memiliki rekam jejak publikasi sebelumnya. Karena itu, mulailah membangun eksposur melalui media industri, portal bisnis, podcast, webinar, atau publikasi profesional lainnya. Setiap liputan akan memperkuat kredibilitas Anda di mata media berikutnya.5. Manfaatkan Press Release pada Momen yang Tepat
Press release dapat membantu memperkenalkan pencapaian bisnis kepada media. Namun, tidak semua informasi layak dijadikan press release. Gunakan press release untuk momen yang memang memiliki nilai berita, seperti:- Pendanaan baru yang menunjukkan kepercayaan investor.
- Peluncuran produk inovatif yang memberikan dampak signifikan bagi pasar.
- Akuisisi perusahaan yang menandai penguatan posisi bisnis.
- Hasil riset industri yang menghadirkan data, temuan, atau insight baru.
- Kemitraan strategis yang berpotensi menciptakan ekosistem bisnis secara lebih luas.
- Pertumbuhan bisnis yang signifikan yang dapat dibuktikan melalui berbagai indikator kinerja lainnya.
Demografi Pembaca Forbes
Mayoritas pembaca Forbes berasal dari kalangan profesional, founder, investor, eksekutif, pemilik bisnis, hingga pengambil keputusan di berbagai industri. Mereka mencari insight mengenai bisnis, investasi, kepemimpinan, teknologi, inovasi, serta perkembangan perusahaan yang berdampak terhadap pasar. Karena profil audiensnya didominasi oleh decision maker, publikasi di Forbes tidak hanya berpotensi meningkatkan reputasi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi, kemitraan strategis, hingga memperluas jaringan profesional.dari perusahaan maupun tokoh yang menghadirkan inovasi dan pertumbuhan bisnis. Menargetkan Forbes tanpa rekam jejak publikasi sebelumnya tentu akan menjadi tantangan yang lebih besar. Karena itu, bangun kredibilitas melalui media industri, portal bisnis, podcast, webinar, maupun publikasi profesional lainnya sebelum membidik media bisnis global seperti Forbes. Pada akhirnya, cara masuk Forbes bukan ditentukan oleh seberapa besar bisnis atau seberapa terkenal nama Anda, melainkan oleh kekuatan nilai berita, kredibilitas, serta konsistensi dalam membangun reputasi.
Dengan memperkuat personal branding, mendokumentasikan pencapaian secara terstruktur, membangun relasi yang tepat dengan kontributor, serta mengirimkan pitch yang personal dan bernilai, peluang untuk cara masuk Forbes dan masuk ke dalam radar editor dapat meningkat dari waktu ke waktu.
Melalui seedbacklink, Anda dapat mengakses berbagai media nasional dan internasional untuk kebutuhan publikasi, termasuk opsi publikasi di jaringan media Forbes yang tersedia melalui platform tersebut. Strategi ini dapat membantu memperkuat reputasi digital, memperluas jangkauan audiens, serta mendukung upaya membangun otoritas di industri yang Anda geluti. 







