10 E-Commerce Terpopuler di Indonesia

Berikut adalah 10 e-commerce terpopuler di Indonesia berdasarkan website traffic pada tahun 2026. Simak selengkapnya!
Last Updated
Read
E-commerce terbesar di Indonesia
TABLE OF CONTENTS

Saat ini, belanja online telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang di Indonesia. Mulai dari kebutuhan harian hingga barang fashion dan elektronik, semuanya bisa dibeli hanya dalam beberapa klik. Namun, di antara banyaknya platform yang ada, Anda mungkin penasaran siapa saja pemain besar di industri e-commerce tanah air?

Berdasarkan data organic traffic website dalam riset terbaru Seedbacklink tahun 2026, peta persaingan e-commerce di Indonesia sudah berubah dibandingkan tahun sebelumnya. Menariknya, daftar ini tidak hanya diisi oleh marketplace dengan kategori produk yang beragam, tetapi juga brand yang memiliki fokus pada kategori tertentu.

Dalam pembahasan ini, posisi e-commerce akan diurutkan berdasarkan jumlah kunjungan website. Jika ingin melihat penilaian yang lebih komprehensif, tim riset Seedbacklink juga telah melakukan riset dengan mempertimbangkan peringkat App Store dan Play Store kategori Shopping, brand search, serta jumlah followers di media sosial seperti Instagram dan TikTok. Anda dapat cek hasil dan metodologi lengkapnya di sini.

Daftar 10 Top E-Commerce di Indonesia

seedbacklink top e-commerce

Berikut adalah sepuluh e-commerce terpopuler di Indonesia berdasarkan traffic website hasil riset seedbacklink 2026.

1. Shopee

Shopee

Shopee menjadi juara pertama dengan total traffic mencapai 152.633.248 kunjungan, angka yang hampir tiga kali lipat dari pesaing terdekatnya. Dominasi ini juga terlihat di channel lain, mulai dari peringkat 1 di App Store dan Play Store, volume pencarian brand sebesar 9.033.977, hingga 18,1 juta followers Instagram dan 3 juta followers TikTok.

Posisi ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, mengingat agresifnya strategi marketing Shopee, seperti gratis ongkir, diskon besar-besaran, dan kolaborasi dengan artis papan atas. Tampilan aplikasi yang user-friendly dan banyaknya pilihan metode pembayaran juga membuatnya digemari oleh berbagai kalangan usia.

2. Tokopedia

Tokopedia

Tokopedia menempati posisi kedua dengan 51.749.767 kunjungan, serta berada di peringkat 2 App Store dan peringkat 3 Play Store. Dari sisi brand demand, volume pencarian Tokopedia mencapai 5.026.410, didukung 10,8 juta followers Instagram dan 839.000 followers TikTok.

Perlu kembali diingat bahwa Tokopedia kini telah dikendalikan oleh TikTok melalui ByteDance yang memiliki 75,01% saham sejak Januari 2024, sementara GoTo memegang 24,99% sisanya. Struktur ini membuat bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia merger dalam satu ekosistem, sekaligus memperkuat dominasi mereka di marketplace maupun social commerce.

3. Blibli

blibli 1

Blibli menempati posisi ketiga dengan 13.696.302 kunjungan sekaligus berada di peringkat 8 App Store dan peringkat 14 Play Store. Positioning Blibli cenderung kuat di segmen premium, dengan pengalaman belanja yang didukung layanan customer service.

Ekspansi bisnis Blibli juga semakin luas setelah akuisisi Tiket.com, yang memperkuat ekosistemnya ke kategori travel dan lifestyle. Dari sisi brand demand, volume pencarian Blibli mencapai 2.229.721. Angka ini menunjukkan bahwa Blibli masih memiliki brand visibility yang cukup kuat dan tetap menjadi tujuan pencarian langsung bagi konsumen, terutama pada produk-produk flagship seperti iPhone.

4. Lazada

Lazada

Lazada berada di posisi keempat dengan 11.924.309 kunjungan. Menariknya, performa aplikasinya justru lebih kuat dibanding Blibli, dengan peringkat 6 di App Store dan 5 di Play Store. Di bawah Alibaba Group, Lazada memiliki positioning yang kuat melalui jaringan logistik serta akses ke beragam produk internasional.

Dari sisi social presence, Lazada juga memiliki audiens yang cukup besar dengan 10,5 juta followers Instagram. Fitur live stream shopping dan personalisasi rekomendasi produk menjadi bagian dari strategi Lazada untuk meningkatkan customer engagement sekaligus membuat pengalaman belanja lebih relevan bagi pengguna.

5. Gramedia

Gramedia

Gramedia menjadi salah satu e-commerce yang menarik perhatian dengan masuk lima besar melalui 6.067.966 kunjungan. Performa ini menunjukkan bahwa e-commerce yang menjual produk kategori tertentu seperti Gramedia tetap memiliki daya saing meski harus berhadapan dengan e-commerce yang sudah umum digunakan.

Berdasarkan data, Gramedia terlihat lebih dominan di website dibandingkan aplikasi. Peringkatnya berada di posisi 48 di Play Store dan tidak tercatat berada di dalam daftar top aplikasi di App Store pada periode riset. Sementara itu, volume pencarian brand mencapai 395.085, menunjukkan adanya direct brand demand dari konsumen yang secara spesifik mencari Gramedia.

6. Zalora

Zalora 1

Zalora menempati posisi keenam dengan 5.766.938 kunjungan. Sebagai e-commerce yang fokus pada kategori fashion dan lifestyle, Zalora menawarkan produk dari berbagai brand lokal maupun internasional. Aplikasinya sendiri berada di peringkat 15 App Store dan 29 Play Store.

Positioning Zalora diperkuat melalui pengalaman belanja yang praktis serta kebijakan pengembalian barang. Volume pencarian brand mencapai 872.296, sementara followers Instagram berada di angka 1,1 juta. Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa Zalora masih memiliki brand awareness dan digital presence yang kuat di kategori fashion.

7. Erafone

Erafone 1

Erafone mencatat 3.730.591 kunjungan dan menempati posisi ketujuh. Sebagai bagian dari Erajaya, Erafone memiliki positioning yang kuat di kategori gadget dan elektronik dengan portofolio berbagai brand besar serta jaringan gerai fisik yang luas.

Dari sisi digital touchpoint, Erafone memiliki pola yang cukup menarik. Aplikasinya berada di peringkat 16 Play Store, relatif tinggi dibandingkan sejumlah e-commerce lain dengan traffic website yang lebih besar. Hal ini mengindikasikan bahwa aplikasi menjadi salah satu channel penting dalam customer journey Erafone, terutama untuk konsumen yang sudah memiliki intensi pembelian dan menggunakan ponsel Android.

8. Ruparupa

Ruparupa 1

Ruparupa berada di posisi kedelapan dengan 2.232.073 kunjungan. Platform milik Kawan Lama Group ini berperan sebagai channel digital untuk berbagai brand seperti AZKO, INFORMA, Krisbow, dan Toys Kingdom, sehingga memiliki positioning yang kuat di kategori home living dan kebutuhan rumah tangga.

Keunggulan Ruparupa terletak pada strategi omnichannel yang menghubungkan pengalaman belanja online dengan jaringan toko fisik. Konsumen dapat melakukan pemesanan melalui website dan mengambil produk di toko, sehingga website tidak hanya berfungsi sebagai channel transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari customer journey menuju pembelian offline.

9. Jamtangan.com

Jamtangan.com 1

Jamtangan.com mencatat 2.159.166 kunjungan dan hanya terpaut tipis dari Ruparupa.Sama seperti Gramedia, Jamtangan.com memiliki category focus yang sangat spesifik pada produk jam tangan dari berbagai brand.

Fokus tersebut justru menjadi kekuatannya dalam menangkap high-intent search. Volume pencarian brand mencapai 520.849, cukup tinggi untuk e-commerce dengan kategori yang relatif niche. Sementara itu, peringkat aplikasinya berada di posisi 182 Play Store, yang menunjukkan bahwa website dan mesin pencari masih menjadi entry point penting dalam customer journey.

10. Sports Station

Sport Station 1

Sports Station menempati posisi kesepuluh dengan 2.139.097 kunjungan. Sebagai e-commerce multibrand yang berfokus pada sepatu dan perlengkapan olahraga, Sports Station memiliki positioning yang berbeda dari e-commerce lain.

Menariknya, volume pencarian brand mencapai 875.370, lebih tinggi dibandingkan Erafone dan Ruparupa meski traffic websitenya lebih rendah. Hal ini menunjukkan adanya brand demand yang cukup kuat di kategori olahraga. Namun, kehadirannya belum tercatat dalam daftar App Store maupun Play Store, sehingga channel aplikasi masih menjadi salah satu potensi yang berpotensi dikembangkan, meski harus bersaing dengan aplikasi e-commerce lain maupun aplikasi dari masing-masing brand.

Berdasarkan data tersebut, persaingan kini tidak terbatas pada e-commerce yang general dan umum digunakan. E-commerce dengan category specialization seperti Gramedia, Jamtangan.com, dan Sports Station juga mampu membangun brand demand dan menarik traffic yang signifikan melalui positioning yang lebih spesifik. Artinya, dominasi kategori dan kekuatan brand dapat menjadi competitive advantage tersendiri di tengah persaingan yang semakin ketat.

Kalau Anda punya bisnis dan ingin bersaing di ranah digital, sudah waktunya mempertimbangkan jasa SEO dan jasa backlink. seedbacklink siap membantu Anda membangun otoritas website lewat layanan jasa backlink media dan jasa backlink blog berkualitas. Jangan lewatkan juga jasa press release yang bisa meningkatkan kredibilitas dan exposure brand. Kunjungi website resmi seedbacklink sekarang juga untuk informasi lebih lanjut!

Beri nilai artikel ini:
4.7/5 - (59 votes)
Tandai kami agar artikel terbaru kami selalu muncul untuk Anda.
Articles you’ll love