7 Tools Email Marketing Gratis

Bangun campaign email marketing tanpa budget besar! Kenali 7 tools email marketing gratis berikut lengkap dengan batas kontak dan kuota kirim agar Anda bisa memilih yang tepat.
Last Updated
Read
TABLE OF CONTENTS

Email marketing sering dianggap channel lama, padahal masih jadi salah satu cara paling murah untuk menjaga hubungan dengan pelanggan. Sayangnya, banyak brand kecil ragu memulai karena mengira semua tools email marketing wajib berlangganan sejak hari pertama.

Padahal, beberapa tools email marketing populer menyediakan paket gratis yang cukup memadai untuk brand yang baru memulai. Berikut tujuh tools email marketing gratis yang dapat Anda coba, lengkap dengan batasan jumlah kontak dan email yang bisa dikirim.

7 Tools Email Marketing Gratis untuk Brand

Setiap tools di bawah ini punya kombinasi batasan kontak dan kuota kirim yang berbeda. Sesuaikan pilihan dengan ukuran database pelanggan dan frekuensi campaign Anda.

1. Mailchimp

Mailchimp adalah salah satu tools email marketing paling dikenal, dengan email builder drag and drop, fitur automation dasar, dan landing page bawaan. Paket gratisnya dapat digunakan untuk mengirim campaign ke maksimal 250 kontak.

Kuota kirimnya dibatasi 500 email per bulan atau 250 email per hari, mana pun yang tercapai lebih dulu. Batasan ini jauh lebih kecil dibanding versi lama Mailchimp yang dulu mengizinkan hingga 2.000 kontak, sehingga Anda perlu mengecek kuota terbaru langsung di halaman resminya sebelum merencanakan campaign.

2. Brevo

Brevo, yang dulu dikenal sebagai Sendinblue, menawarkan email campaign, marketing automation, hingga transactional email dalam satu platform. Paket gratisnya dapat menyimpan hingga 100.000 kontak.

Namun, kuota kirim dibatasi 300 email per hari dan tidak terakumulasi ke hari berikutnya jika tidak terpakai. Batasan harian ini membuat Brevo lebih cocok untuk brand yang mengirim email secara rutin dalam jumlah kecil, dibanding brand yang butuh mengirim campaign besar sekaligus.

Baca juga: 8 Tools Audit SEO Gratis untuk Cek Health Score Website

3. MailerLite

MailerLite menyediakan email builder, tiga automation, satu landing page, dan dua user seat di paket gratisnya. Tools email marketing ini dikenal dengan tampilan yang sederhana dan mudah dipelajari pengguna baru.

Paket gratis MailerLite dibatasi hingga 250 subscriber dan 2.500 email per bulan. Sama seperti Mailchimp, batasan ini juga hasil pemangkasan dari limit sebelumnya, jadi sebaiknya Anda memverifikasi angka terbaru sebelum menjadikannya acuan perencanaan.

4. HubSpot Email Marketing

HubSpot menyediakan tools email marketing gratis yang terintegrasi langsung dengan CRM gratisnya, lengkap dengan contact management dan reporting dasar. Kombinasi ini memudahkan brand memantau performa email sekaligus riwayat interaksi pelanggan dalam satu dashboard.

Paket gratis HubSpot membatasi pengiriman hingga 2.000 marketing email per bulan, dengan reset kuota setiap bulan kalender. Batas jumlah kontak marketing yang tersedia gratis bervariasi per akun dan tidak diumumkan sebagai angka tetap, sehingga perlu dicek langsung di menu pengaturan akun.

5. Mailjet

Mailjet merupakan tools email marketing yang cocok untuk brand yang butuh kombinasi email builder, automation dasar, dan transactional email API dalam satu tools. Fitur kolaborasi timnya juga memudahkan beberapa anggota tim mengerjakan campaign yang sama.

Paket gratis Mailjet memberikan kuota hingga 1.000 kontak dan 6.000 email per bulan, dengan batas harian 200 email. Batasan harian ini perlu diperhitungkan jika Anda berencana mengirim campaign ke seluruh database sekaligus dalam satu waktu.

Baca juga: 8 Tools Analytics yang Bisa Boost Strategi Campaign

6. Sender.net

Sender.net memberi label paketnya sebagai “Free Forever“, dengan fitur newsletter, automation, landing page, dan signup form. Tools ini menjadi salah satu opsi dengan kuota gratis paling besar di daftar ini.

Paket gratis Sender.net mengizinkan hingga 2.500 subscriber dan 15.000 email per bulan. Meskipun demikian, email dan form yang dikirim masih membawa branding Sender.net, sehingga kurang cocok bagi brand yang ingin tampilan sepenuhnya bersih tanpa exposure ke pihak ketiga.

7. Omnisend

Omnisend adalah tools email marketing yang populer di kalangan brand e-commerce karena integrasinya yang mudah dengan Shopify dan WooCommerce. Tools ini juga menyediakan automation workflow siap pakai untuk skenario seperti cart abandonment.

Paket gratis Omnisend mengizinkan Anda mengunggah kontak tanpa batas, tetapi satu campaign hanya bisa dikirim ke maksimal 250 kontak dalam satu segmen, dengan kuota total 500 email per bulan. Batasan ini membuat Omnisend lebih cocok untuk brand yang baru mulai membangun database pelanggan dari nol.

Cara Memilih Tools yang Tepat

Itulah beberapa tools email marketing yang bisa Anda pertimbangkan. Untuk memudahkan Anda membandingkan batas kontak dan batas kirimnya, simak tabel di bawah ini. 

Brand dengan jumlah subscriber masih kecil dapat memulai dari Mailchimp atau MailerLite yang tampilannya sederhana untuk pemula. Sementara itu, brand yang mengirim email secara rutin dalam jumlah kecil setiap hari lebih diuntungkan memakai Brevo karena kuotanya dihitung harian, bukan bulanan.

Selain itu, brand e-commerce umumnya lebih cocok memakai Omnisend karena integrasinya yang mudah dengan platform marketplace, sedangkan brand yang butuh kuota kirim besar dengan biaya tetap gratis dapat mempertimbangkan Sender.net. Pertimbangkan juga apakah Anda keberatan dengan branding pihak ketiga yang menempel di email, karena beberapa tools gratis masih menyertakannya.

Email marketing akan lebih efektif jika didukung organic traffic yang stabil untuk terus menambah database pelanggan baru. Untuk itu, Anda dapat memanfaatkan jasa SEO dari seedbacklink agar strategi konten dan email marketing Anda saling melengkapi dalam mendatangkan dan mempertahankan pelanggan.

Beri nilai artikel ini:
4.5/5 - (115 votes)
Tandai kami agar artikel terbaru kami selalu muncul untuk Anda.
Articles you’ll love