Pernahkah kamu melihat tayangan wawancara, baik di media sosial, televisi, atau secara langsung, yang dilakukan oleh individu, instansi pemerintah, politisi, perusahaan, selebriti, pengacara, atau organisasi tertentu di hadapan banyak wartawan media? Dalam praktik komunikasi massa atau public relation, kegiatan ini disebut sebagai press conference.
Press conference bukanlah wawancara atau klarifikasi biasa, melainkan ada maksud dan tujuan tertentu yang bisa dibilang sangat penting bagi satu atau lebih pihak. Ketika kamu terjun di dunia profesional, seperti mendirikan sebuah brand, bergabung ke instansi, membangun organisasi, dan lain sebagainya, maka penting sekali untuk mulai memahami tentang press conference ini.
Untuk itu, artikel ini akan mengulas tentang apa itu press conference, mulai dari definisi, jenis-jenis, tujuan utama, hingga contoh dari press conference.
Mengenal Definisi Press Conference
Press conference atau konferensi pers adalah sebuah pertemuan resmi yang diselenggarakan untuk menyampaikan informasi penting kepada publik atau media secara langsung. Kegiatan ini biasanya diwakilkan oleh satu orang atau lebih juru bicara, eksekutif, atau orang yang menjabat di bidang komunikasi dalam sebuah perusahaan atau organisasi.
Dalam dunia public relations (PR), press conference umumnya menggunakan metode komunikasi dua arah yang strategis. Biasanya kegiatan ini diawali oleh penyampaian informasi atau materi penting oleh pembicara, lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara pembicara dengan wartawan atau jurnalis dari berbagai media yang hadir saat itu.
Bukan hanya bisa berlangsung secara tatap muka di sebuah tempat yang sudah dipersiapkan, press conference juga bisa dilaksanakan secara virtual melalui platform daring. Namun, yang pasti bahwa kegiatan ini bukan wawancara yang sangat mendadak, melainkan telah dijadwalkan baik jauh-jauh hari ataupun hanya koordinasi singkat sebelum dimulai.
Press conference juga tidak hanya digunakan di dunia politik atau pemerintah saja. Di dunia pemasaran, kegiatan resmi ini menjadi strategis efektif untuk memengaruhi opini publik, memperkenalkan produk baru, menjelaskan peristiwa tertentu, membangun citra brand, hingga menyampaikan informasi penting lainnya kepada publik.
Perbedaan Press Conference dan Press Release
Meski sama-sama alat public relation (PR), namun press conference dan press release tidaklah sama. Berikut beberapa perbedaannya:
| Aspek Perbedaan | Press Conference | Press Release |
| Format | Pertemuan tatap muka atau virtual langsung | Dokumen tertulis |
| Tujuan utama | Memberikan klarifikasi atau merespon informasi yang beredar secara langsung | Menginformasikan fakta yang terjadi |
| Komunikasi | Interaksi dua arah | Interaksi satu arah |
| Isi kegiatan | Kompleks dan mendalam | Ringkas hanya 1-2 halaman |
| Kontrol atas informasi | Sedikit longgar karena ada sesi tanya jawab | Narasumber memiliki kontrol penuh atas pesan |
Selain beberapa perbedaan di atas, biasanya press release juga dibuat dengan bantuan jasa press release profesional agar pesan yang disampaikan lebih terstruktur, menarik, dan mudah dipublikasikan media. Sementara press conference biasanya langsung dari individu yang terlibat, tim humas, atau dari pengacara yang ditunjuk.
Baca Juga: Apa itu Public Relation? Ini Dia Contoh Suksesnya
Tujuan Press Conference
Press conference bisa digelar untuk berbagai kepentingan, namun secara umum kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi beberapa tujuan berikut ini:
1. Menyampaikan Informasi Penting
Salah satu tujuan utama diselenggarakannya press conference adalah untuk menyampaikan informasi penting dengan jelas, terperinci, dan secara langsung kepada wartawan agar publik bisa menerima informasi tersebut dengan akurat.
2. Strategi dalam Manajemen Krisis
Untuk mempertahankan reputasi dan opini publik terhadap organisasi, perusahaan, individu, brand, maupun instansi yang mengalami krisis atau diterpa sebuah isu, press conference biasanya digelar untuk menyampaikan pernyataan resmi kepada media dan publik. Dalam ranah PR, langkah ini menjadi salah satu manajemen krisis yang strategis.
3. Membangun Citra dan Kepercayaan Publik
Isu yang beredar tanpa kejelasan yang pasti tentu akan membuat publik berspekulasi, baik itu sifatnya positif maupun negatif. Dengan menyelenggarakan press conference dan menyampaikan informasi yang sebenarnya, perusahaan, organisasi, individu, merek, atau pihak terkait bisa mengembalikan kepercayaan publik dan kembali membangun citra yang positif.
4. Memperkenalkan Produk atau Inovasi Baru
Press conference juga sering digunakan sebagai alat untuk memperkenalkan produk atau inovasi baru. Kegiatan ini menjadi sarana yang efektif karena seluruh informasi mulai dari nama produk, keunggulan, deskripsi, fitur, hingga manfaat produk bisa tersampaikan secara lengkap. Kehadiran banyak jurnalis media juga sangat membantu, karena mereka akan menjadi perantara antara pihak penyelenggara dengan audiens yang lebih luas.
5. Menghadirkan Visibilitas yang Lebih Besar
Karena dihadiri oleh wartawan atau jurnalis profesional, press conference juga memberikan kesempatan besar bagi brand, perusahaan, atau organisasi untuk meningkatkan visibilitas dan mempromosikan pesan mereka kepada audiens yang lebih luas.
Misalnya, jika topiknya berkaitan dengan sepak bola, maka yang hadir umumnya berasal dari redaksi atau liputan khusus olahraga. Kemudian, informasi akan disebar luaskan melalui berbagai kanal media, mulai dari televisi, platform media sosial, hingga artikel berita.
Selain melalui press conference, sebetulnya meningkatkan visibilitas juga bisa dimaksimalkan melalui jasa SEO. Dengan strategi SEO yang tepat, informasi atau brand dapat lebih mudah ditemukan di mesin pencari sehingga jangkauannya tidak hanya bergantung pada liputan media, tetapi juga pencarian organik dari audiens yang memang relevan.
Baca Juga: Top 5 PR Agency Terbaik di Indonesia
Jenis-jenis Press Conference
Mengacu pada beberapa tujuan umum diatas, berikut beberapa jenis press conference yang sering diselenggarakan:
1. Business Press Conference
Biasanya diselenggarakan saat perusahaan atau brand ingin menginformasikan suatu produk atau jasa yang bersifat komersial. Umumnya bertujuan untuk menarik minat pasar melalui informasi positif tentang produk atau jasa terbaru.
2. Crisis Press Conference
Diselenggarakan ketika perusahaan, organisasi, brand, instansi pemerintah, politisi, maupun individu sedang mengalami suatu keadaan darurat yang mengancam reputasi, sehingga konferensi pers dilakukan untuk menyampaikan klarifikasi resmi, permintaan maaf, dan langkah penyelesaian.
3. Promotional Press Conference
Bukan karena krisis atau konflik, promotional atau celebrity press conference diselenggarakan untuk membangun antusiasme publik terhadap sebuah karya atau event. Jenis konferensi pers ini sering ditemukan di industri hiburan dan olahraga dengan menghadirkan atlet, influencer, atau KOL. Termasuk jika penyelenggara menggunakan jasa KOL untuk merancang sekaligus mengeksekusi press conference.
4. Policy Press Conference
Umumnya diselenggarakan oleh instansi pemerintah atau organisasi publik untuk menjelaskan perubahan kebijakan yang berdampak kepada publik atau masyarakat luas. Contohnya, perihal perubahan tarif pajak, regulasi baru mengenai ekspor dan impor, atau kebijakan mengenai layanan kesehatan publik.
5. News Conference
Tidak seperti peluncuran produk, news conference biasanya lebih singkat dan berfokus pada satu peristiwa yang sedang hangat atau breaking news. Tujuannya juga bukan untuk mengklarifikasi, melainkan murni untuk menginformasikan fakta terbaru kepada jurnalis. Misalnya, pernyataan pihak kepolisian mengenai kasus besar yang sedang ramai diperbincangkan publik.
6. Technical Press Conference
Jenis konferensi pers ini bersifat sangat sensitif dan teknis. Biasanya penyelenggara akan mengundang jurnalis dari media yang memang ahli di bidang tersebut, seperti media teknologi atau medis. Contohnya seperti press conference mengenai penemuan vaksin Covid-19 jenis baru, maka media yang diundang merupakan media profesional di bidang kesehatan.
Mengenal apa itu press conference bisa membantu kamu lebih paham cara brand atau perusahaan membangun komunikasi dengan publik dan media. Namun, untuk meningkatkan visibilitas, sebetulnya tidak cukup hanya sampai mengadakan press conference saja, melainkan ada berbagai upaya lainnya yang perlu dilakukan, seperti publikasi media digital.
Jadi, jika kamu adalah seorang praktisi digital marketing, SEO, KOL, maupun business owner yang juga ingin memanfaatkan publikasi di media nasional, media lokal, blogger, hingga kolaborasi dengan KOL untuk memperluas jangkauan, kamu juga bisa dapatkan dukungan yang terarah melalui platform seperti seedbacklink. Platform martech ini menjadi pilihan nomor satu untuk mengeksekusi berbagai ide marketing kamu dengan lebih terukur!
ID
EN
MY
SG

