Sebelum membeli produk, calon customer biasanya mencari informasi melalui Google, mengunjungi beberapa website, atau membandingkan ulasan secara online. Jika bisnis kamu tidak muncul di channel yang mereka gunakan, peluang untuk dipertimbangkan pun bisa terlewat.
Ada banyak contoh digital marketing yang bisa diterapkan tanpa harus menggunakan semua channel sekaligus. Berikut sepuluh contoh digital marketing yang dapat dipelajari, mulai dari Key Opinion Consumer (KOC) hingga press release, beserta penerapan dan hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilihnya.
10 Contoh Digital Marketing untuk Bisnis
Setiap channel memiliki fungsi berbeda. Ada yang membantu bisnis menjangkau calon customer baru, ada yang mendorong transaksi, dan ada pula yang membangun kepercayaan dalam jangka panjang.
1. Key Opinion Consumer (KOC)
KOC adalah customer yang membagikan pengalaman menggunakan produk melalui konten atau ulasan. Misalnya, brand skincare bekerja sama dengan pengguna yang membagikan pengalaman pemakaian produk secara jujur di social media.
Strategi ini dapat membantu calon pembeli memahami produk dari perspektif pengguna. Pilih KOC yang audiensnya relevan dan pastikan kerja sama serta klaim produk disampaikan secara transparan. Kamu mau buat campaign KOC? Sekarang seedbacklink udah siap bantu kamu, lho! Kalau mau coba, klik link berikut ini, ya!
2. SEO
SEO membantu website muncul di organic search result Google. Contohnya, toko tanaman membuat artikel tentang cara merawat tanaman hias untuk menjangkau orang yang mencari informasi terkait.
Strategi ini berpotensi mendatangkan organic traffic dalam jangka panjang, tetapi hasilnya membutuhkan waktu dan tidak menjamin posisi tertentu di hasil pencarian.
3. Search Ads
Search Ads menampilkan iklan di hasil pencarian berdasarkan keyword yang ditargetkan. Misalnya, jasa servis AC menggunakan Google Ads untuk menjangkau orang yang sedang mencari teknisi di wilayah tertentu.
Channel ini dapat mendatangkan traffic lebih cepat, tetapi membutuhkan budget dan pengelolaan keyword yang tepat. Traffic juga dapat berhenti ketika campaign dihentikan.
4. Social Media Ads
Social Media Ads memungkinkan brand menjangkau audiens berdasarkan karakteristik dan minat tertentu. Contohnya, kedai kopi mempromosikan menu baru melalui video ads yang ditargetkan kepada pengguna di sekitar lokasi usaha.
Strategi ini cocok untuk meningkatkan awareness dan minat, tetapi jumlah views tidak selalu sejalan dengan penjualan.
5. Content Marketing
Content marketing berfokus pada pembuatan konten yang membantu audiens memahami kebutuhan atau menyelesaikan masalah. Contohnya, bengkel motor menerbitkan panduan perawatan kendaraan dan tanda-tanda komponen perlu diganti.
Pendekatan ini relevan untuk membangun kepercayaan, terutama pada produk atau layanan yang membutuhkan penjelasan sebelum dibeli. Konsistensi dan relevansi konten tetap menjadi faktor penting.
6. Email Marketing
Email marketing digunakan untuk mengirim informasi, penawaran, dan pengingat kepada customer melalui email. Misalnya, brand skincare mengirim panduan penggunaan produk kepada customer baru, lalu memberikan pengingat saat produk diperkirakan habis.
Strategi ini dapat mendukung retensi dan pembelian ulang. Pastikan daftar penerima diperoleh dengan izin yang sesuai dan isi email tetap relevan.
Baca juga: 7 Tools Email Marketing Gratis
7. WhatsApp Marketing
WhatsApp Marketing memanfaatkan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan calon customer dan customer. Contohnya, toko roti menggunakan WhatsApp Business untuk menampilkan katalog, menerima pesanan, dan mengirim informasi ketersediaan produk.
Channel ini cocok untuk transaksi yang membutuhkan komunikasi langsung. Respons yang cepat dan penggunaan kontak secara bertanggung jawab perlu diperhatikan.
8. Marketplace Marketing
Marketplace marketing mencakup optimasi halaman produk dan pemanfaatan fitur promosi di marketplace. Misalnya, toko perlengkapan bayi memperbaiki judul produk, foto, deskripsi, dan menjalankan campaign promosi.
Strategi ini membantu produk lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli. Namun, bisnis perlu memperhitungkan biaya admin, persaingan harga, dan budget promosi.
9. Affiliate Marketing
Affiliate marketing melibatkan mitra yang mempromosikan produk dan memperoleh komisi berdasarkan ketentuan kerja sama. Contohnya, toko perlengkapan memancing bekerja sama dengan kreator yang membuat ulasan produk dan menyertakan tautan pembelian.
Model ini dapat membantu menjangkau audiens yang relevan dengan biaya berbasis hasil. Pilih mitra yang sesuai dengan target market dan gunakan tracking untuk mengevaluasi penjualan.
10. Press Release dan Publikasi Media
Press release digunakan untuk menyampaikan informasi yang memiliki nilai berita kepada media. Misalnya, brand kuliner mengumumkan pembukaan cabang baru atau peluncuran produk dengan informasi yang relevan bagi pembaca.
Publikasi media dapat memperluas eksposur dan mendukung kredibilitas brand. Namun, keputusan publikasi tetap bergantung pada pertimbangan editorial media, sehingga hasilnya tidak bisa dijamin.
Perbandingan Contoh Digital Marketing

Cara Memilih Digital Marketing yang Sesuai dengan Bisnis
Tentukan strategi berdasarkan tujuan bisnis. Jika ingin menjangkau calon pembeli yang sedang mencari produk, Search Ads bisa menjadi pilihan. Untuk membangun awareness, pertimbangkan Social Media Ads atau KOC. Sementara itu, SEO dan content marketing dapat mendukung pertumbuhan organic traffic dalam jangka panjang.
Kamu juga bisa menggabungkan satu channel untuk hasil jangka pendek dengan satu channel untuk pertumbuhan jangka panjang. Evaluasi performanya melalui conversion, organic traffic, organic clicks, dan interaction sesuai tujuan campaign, bukan hanya jumlah views atau impressions.
Jika membutuhkan bantuan untuk mengembangkan strategi SEO, kamu dapat mempertimbangkan jasa SEO dari seedbacklink yang mencakup riset keyword, optimasi on-page, dan konsultasi.








