Blog

10 Media Promosi Online dan Offline yang Cocok untuk UMKM

Kenali 10 media promosi online dan offline yang realistis untuk UMKM, lengkap dengan kelebihan, keterbatasan, dan kisaran biaya agar budgetnya tepat sasaran.

Media Promosi
Daftar isi

Spanduk sudah terpasang, konten rutin tayang, dan saldo iklan terus berkurang, tetapi pesanan tak kunjung bertambah. Salah satu penyebabnya bisa jadi pemilihan media promosi yang kurang tepat. Bagi UMKM dengan budget terbatas, setiap channel perlu dipilih berdasarkan kebiasaan calon customer agar biaya promosi tidak terbuang sia-sia.

Ada sepuluh media promosi online dan offline yang bisa dipertimbangkan UMKM di Indonesia. Setiap media memiliki target audiens, kelebihan, keterbatasan, dan kebutuhan biaya yang berbeda. Tertarik ingin tahu? Simak penjelasannya di bawah ini!

Pilihan Media Promosi Online dan Offline untuk UMKM

Berikut adalah beberapa pilihan media promosi, mulai dari yang dapat dikelola lewat ponsel hingga yang menjangkau customer secara langsung. Perlu diingat, estimasi biaya menggunakan kategori rendah, sedang, dan tinggi karena tarif dapat berbeda menurut lokasi dan penyedia layanan.

1. Social Media

Social media membuat produk UMKM lebih mudah dijangkau oleh banyak orang yang sudah menghabiskan waktu di layar ponsel setiap hari, bahkan sebelum ada yang datang ke toko. Beberapa lembaga di Indonesia sendiri sudah menyebut bahwa ada sekitar 230 juta orang Indonesia sudah terhubung ke internet dan ada sekitar 180 juta identitas akun social media aktif.

Instagram, TikTok, dan Facebook cocok bagi usaha dengan produk yang enak dilihat, seperti kuliner, fashion, dan kerajinan, dengan biaya awal yang tergolong rendah. Namun, pastikan untuk meng-upload secara konsisten. Jika tidak, maka hasilnya akan tidak optimal.

2. WhatsApp Business

WhatsApp Business memudahkan UMKM mendapatkan penjualan di platform yang paling akrab bagi customer. Aplikasinya memang dirancang bagi pemilik usaha kecil dengan profil bisnis, katalog produk, serta pesan sambutan.

Media promosi ini cocok untuk usaha dengan pesanan berulang, seperti katering, toko kue, dan jasa. Meskipun demikian, WhatsApp bukan alat untuk menjangkau orang baru, sehingga perlu dipadukan dengan media promosi lain yang membawa calon customer ke WhatsApp Business.

3. Marketplace

Marketplace pasti akan membantu orang sudah berniat membeli dengan berbagai produk yang tersedia, sehingga UMKM tidak perlu ribet dalam menyiapkannya. Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop cocok bagi produk yang mudah dikirim dan dibandingkan harganya, dengan pembayaran dan pengiriman yang umumnya sudah terintegrasi.

Keterbatasannya ada pada biaya dan persaingan harga. Beberapa marketplace besar memperbarui struktur biaya penjual sepanjang 2026, sehingga margin perlu dihitung ulang secara berkala.

Baca juga: Biaya Admin di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop

4. Google Business Profile

Google Business Profile membuat usaha muncul tepat ketika orang di sekitar mencari tempat sejenis. Layanan ini gratis dan memungkinkan UMKM menampilkan jam buka, foto, ulasan, serta produk atau layanan di Google Search dan Google Maps.

Media promosi ini cocok untuk usaha yang mengandalkan pelanggan sekitar, seperti kedai, bengkel, salon, dan toko kelontong. Keterbatasannya, profil perlu diverifikasi dan informasinya harus selalu akurat, sedangkan ulasan buruk yang dibiarkan tanpa respons dapat menurunkan minat calon customer.

5. Ads

Ads dapat mempercepat perkenalan produk kepada orang yang belum pernah mendengar nama usaha. Meta Ads, misalnya, memungkinkan advertiser mengatur sendiri batas budget harian atau total, sehingga UMKM tetap memegang kendali atas pengeluaran.

Keterbatasannya, ads akan berhenti memberi hasil begitu budget berhenti, dan target yang keliru membuat dana terbuang pada leads yang buruk. Karena itu, media promosi berbayar ini lebih cocok untuk produk yang katalognya sudah rapi dan sudah terbukti laku secara organik.

6. Publikasi di Media Online

Publikasi di media online memberi usaha kredibilitas yang sulit dibangun lewat unggahan sendiri, karena kabarnya disampaikan oleh pihak ketiga. Bentuknya dapat berupa liputan, artikel, atau press release tentang peluncuran produk, penghargaan, atau pembukaan cabang.

Media promosi ini cocok bagi UMKM yang punya kabar layak berita dan ingin dikenal lebih luas, bukan hanya di lingkungan sekitar. Namun, dampaknya terhadap penjualan tidak selalu langsung, dan biaya publikasi di media besar dapat tergolong sedang sampai tinggi.

Baca juga: 5 Cara Produk Bisnis Diliput Media Online

7. Spanduk dan Banner

Spanduk dan banner dapat menarik perhatian orang yang melintas setiap hari di depan usaha, sehingga papan yang terbaca jelas dapat mengubah pejalan kaki menjadi pembeli. Isi yang paling dibutuhkan hanyalah nama usaha, produk utama, dan nomor kontak atau kode QR yang mengarah ke WhatsApp.

Biayanya umumnya rendah sampai sedang, tetapi jangkauannya terbatas pada lokasi pemasangan dan tidak dapat menghasilkan data yang dapat digunakan untuk evaluasi. Selain itu, pemasangan di ruang publik dapat diatur pemerintah daerah, termasuk perizinan dan pajak reklame, sehingga perlu dicek ke dinas setempat.

8. Brosur dan Kemasan Produk

Brosur dan kemasan membawa nama usaha ke rumah customer, sehingga pesannya tetap terlihat setelah transaksi selesai. Brosur cocok dibagikan di sekitar lokasi usaha atau saat ada acara, sedangkan kemasan yang memuat nama, kontak, dan akun social media berfungsi sebagai iklan kecil pada setiap pesanan.

Keterbatasannya ada pada ruang yang sempit dan biaya cetak yang umumnya lebih mahal untuk jumlah kecil, sehingga desain sebaiknya memuat satu ajakan saja, misalnya memesan ulang lewat WhatsApp. Informasi wajib produk juga tetap harus mendapat ruang di kemasan.

9. Event dan Bazar

Event dan bazar memberi kesempatan bertemu pembeli secara langsung, sehingga produk dapat dicicipi, dicoba, dan dinilai saat itu juga. Format ini cocok untuk kuliner, fashion, dan kerajinan yang nilainya terasa lebih kuat bila disentuh atau dicicipi.

Namun, biaya sewa lapak, stok, dan tenaga untuk berjaga membuat media promosi ini tergolong sedang sampai tinggi, sedangkan hasilnya bergantung pada keramaian pengunjung. Agar manfaatnya tidak berhenti di hari acara, kumpulkan nomor WhatsApp atau akun social media pembeli untuk ditindaklanjuti.

10. Mulut ke Mulut

Rekomendasi dari orang yang dikenal sering kali menjadi pemicu keputusan beli yang kuat, dan UMKM dapat memicunya lewat kualitas produk, pelayanan yang ramah, serta alasan untuk bercerita. Biayanya rendah karena pelanggan yang puas membagikan pengalamannya secara sukarela.

Keterbatasannya, kecepatan penyebarannya sulit dikendalikan dan ceritanya dapat berbalik bila pengalaman customer mengecewakan. Karena itu, mulut ke mulut lebih tepat dipandang sebagai hasil dari layanan yang baik, lalu dibantu dengan program rujukan sederhana atau ajakan memberi ulasan.

Baca juga: Memahami Word of Mouth Marketing dan Cara Kerjanya di Era Digital

Agar mempermudah kamu dalam mengingat apa saja perbedaan masing-masing media promosi di atas, mari simak rangkumannya sebagai berikut.

Cara Memilih Media Promosi yang Tepat untuk Usaha Anda

Memilih tidak berarti memakai semua saluran, melainkan memadukan sedikit saluran yang benar benar bertemu dengan calon pelanggan.

Mulailah dari dua pertanyaan sederhana, yaitu di mana pelanggan Anda menghabiskan waktu dan bagaimana pelanggan biasanya memutuskan membeli. Usaha yang melayani pelanggan sekitar umumnya terbantu oleh Google Business Profile, spanduk, dan mulut ke mulut, sedangkan usaha dengan produk yang dapat dikirim ke luar kota lebih terbantu oleh media sosial, marketplace, dan WhatsApp Business.

Padukan satu media promosi yang membawa calon customer, satu yang memberikan, dan satu yang membangun kepercayaan, lalu evaluasi hasilnya selama satu periode promosi sebelum menambah saluran baru. Dengan begitu, budget kecil dapat diarahkan ke media promosi yang terbukti bekerja, bukan yang sekadar ramai dibicarakan. 

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan jasa KOC atau Key Opinion Consumer yang dapat membantu kamu dalam mendapatkan exposure customer dengan mudah diberbagai platform. Kamu bisa daftarkan campaign kamu dengan klik panel seedbacklink berikut.

Namun, untuk membangun kepercayaan yang lebih luas, kamu dapat mempertimbangkan jasa backlink media nasional dari seedbacklink agar kabar usaha tayang di media nasional yang berpotensi dibaca calon customer di berbagai wilayah. Media promosi seperti ini sebaiknya dipakai setelah dasar lain, seperti profil bisnis dan katalog produk, sudah siap dan berjalan dengan baik.

Beri nilai artikel ini:

4.5/5 (58 votes)

Tandai kami agar artikel terbaru kami selalu muncul untuk Anda.

Add as a preferred source on Google
Tampil di Media & Blog Made Easy! Daftar Sekarang di seedbacklink