Anda tentu pernah membeli suatu barang melalui website dengan alur yang dimulai dari memilih produk pada halaman yang menampilkan gambar dan harga, lalu menekan tombol untuk memasukkannya ke keranjang, kemudian membuka halaman checkout yang berisi rincian harga, ongkos kirim, dan total pembayaran.
Pada tahap akhir tersebut, biasanya tersedia beberapa tombol metode pembayaran seperti transfer bank, kartu kredit, atau dompet digital yang bisa dipilih langsung di layar. Proses ini dapat berjalan secara otomatis karena adanya sistem payment gateway yang menghubungkan website dengan berbagai penyedia pembayaran.
Apa Itu Payment Gateway?
Agar proses tersebut berjalan tanpa harus mengirim bukti transfer secara manual, website menggunakan sistem yang dapat menghubungkan halaman checkout dengan jaringan bank atau penyedia pembayaran. Payment gateway adalah sistem yang memproses pembayaran dari kartu, transfer bank, atau dompet digital melalui halaman website.
Saat tombol bayar ditekan, sistem payment gateway mengirim data transaksi ke penyedia pembayaran untuk diproses, kemudian mengembalikan status transaksi kepada website. Dengan mekanisme tersebut, pembeli dapat mengetahui apakah pembayaran berhasil atau gagal dalam waktu singkat.
Berikut sepuluh layanan payment gateway yang dapat digunakan untuk website, lengkap dengan karakteristik, fitur, dan alur pembayaran yang ditawarkan.
1. Midtrans

Midtrans dikenal dengan tampilan checkout bernama Snap yang muncul sebagai pop-up di atas halaman website tanpa pindah halaman. Di dalam pop-up tersebut, metode pembayaran ditampilkan dalam tab seperti kartu kredit, virtual account, dan dompet digital.
Sebagai salah satu layanan payment gateway, Midtrans juga menyediakan fitur fraud detection system untuk membantu memeriksa transaksi berdasarkan sejumlah parameter sebelum pembayaran disetujui. Model checkout seperti ini cocok bagi website yang ingin menyediakan beberapa metode pembayaran dalam satu halaman.
2. Xendit

Xendit sering digunakan untuk membuat payment link yang berisi halaman pembayaran siap pakai tanpa harus membuat halaman checkout sendiri. Link tersebut menampilkan nama produk, jumlah tagihan, dan tombol bayar dalam satu halaman.
Selain pembayaran, payment gateway dari Xendit juga mendukung kebutuhan bisnis seperti disbursement, sehingga dana dapat dikirim ke banyak rekening bank dalam satu proses. Fitur tersebut membuat Xendit tidak hanya digunakan untuk menerima pembayaran, tetapi juga mendukung kebutuhan transaksi bisnis lainnya.
3. DOKU

DOKU menggunakan sistem redirect ke halaman pembayaran miliknya. Setelah tombol bayar ditekan, pembeli akan berpindah ke halaman DOKU dengan daftar metode pembayaran yang tersedia.
Layanan payment gateway ini juga mendukung pembayaran melalui jaringan ritel seperti Alfamart. Sistem akan menghasilkan kode pembayaran yang dapat digunakan pelanggan ketika melakukan pembayaran melalui kasir.
4. iPaymu

iPaymu lebih sering digunakan dengan sistem invoice berbentuk link yang dapat dikirim melalui pesan atau email. Halaman invoice menampilkan rincian produk, jumlah tagihan, dan tombol pembayaran.
Model payment gateway seperti ini dapat menjadi pilihan bagi bisnis yang tidak selalu membutuhkan website dengan sistem checkout kompleks. Transaksi dapat dilakukan melalui tautan pembayaran yang dibagikan kepada pelanggan.
5. Espay

Espay terhubung dengan berbagai jaringan perbankan dan menyediakan pilihan pembayaran yang berfokus pada transfer bank. Setelah memilih metode pembayaran, sistem dapat menampilkan kode pembayaran yang digunakan melalui ATM atau aplikasi mobile banking.
Selain menerima pembayaran, payment gateway Espay juga menyediakan fitur recurring payment untuk kebutuhan penagihan secara berkala. Fitur tersebut dapat digunakan bisnis yang menerapkan model pembayaran berulang.
6. Stripe

Stripe menyediakan elemen form bernama Stripe Elements yang dapat ditempatkan langsung di halaman website sesuai desain yang diinginkan. Form tersebut memungkinkan pelanggan memasukkan informasi kartu tanpa harus berpindah ke halaman pembayaran eksternal.
Untuk kebutuhan bisnis berbasis langganan, payment gateway Stripe juga memiliki sistem subscription billing yang dapat mengatur siklus penagihan bulanan atau tahunan. Sistem dapat menangani perubahan paket maupun harga sesuai konfigurasi yang diterapkan.
7. PayPal

PayPal menggunakan sistem redirect ke halaman login. Pembeli dapat masuk menggunakan akun PayPal sebelum menyetujui pembayaran. Setelah login, halaman akan menampilkan jumlah pembayaran dan nama toko dalam tampilan ringkasan.
Sebagai payment gateway yang banyak dikenal untuk transaksi internasional, PayPal juga menyediakan berbagai solusi untuk menerima pembayaran secara online. Salah satunya adalah Payflow yang dapat digunakan untuk kebutuhan pemrosesan kartu dalam skenario tertentu.
8. Adyen

Adyen menyediakan sistem pembayaran dengan satu integrasi yang dapat menampilkan metode lokal dari berbagai negara. Contohnya adalah iDEAL di Belanda atau Alipay di China.
Pendekatan payment gateway seperti Adyen dapat membantu bisnis yang memiliki target pasar internasional karena pilihan metode pembayaran dapat disesuaikan dengan negara pelanggan. Dashboard-nya juga menyediakan informasi transaksi yang dapat digunakan untuk memantau aktivitas pembayaran.
9. Duitku

Duitku menampilkan halaman pembayaran dengan sejumlah metode seperti virtual account, QRIS, dan dompet digital dalam satu halaman. Setelah metode dipilih, sistem akan menampilkan kode pembayaran atau QR code beserta batas waktu penggunaannya.
Dalam penggunaan payment gateway, mekanisme batas waktu seperti ini membantu memastikan kode pembayaran hanya dapat digunakan dalam periode yang telah ditentukan. Setelah masa berlaku berakhir, pelanggan perlu membuat transaksi atau kode pembayaran baru.
10. Square

Square menggabungkan sistem pembayaran online dengan perangkat fisik berupa alat pembaca kartu yang dapat disambungkan ke perangkat seperti tablet. Untuk website, Square menyediakan form pembayaran, sementara transaksi di toko fisik dapat dilakukan menggunakan perangkat pembaca kartu.
Dengan konsep tersebut, payment gateway Square dapat digunakan untuk menghubungkan transaksi online dan offline dalam satu ekosistem. Data transaksi juga dapat dipantau melalui dashboard yang disediakan.
Sepuluh payment gateway di atas memiliki tampilan sistem, metode pembayaran, dan cara kerja yang berbeda, mulai dari form kartu sederhana hingga halaman checkout dengan banyak pilihan metode.
Setiap layanan menampilkan data transaksi dalam bentuk tabel atau dashboard yang bisa dipantau secara langsung. Pemilihan layanan dapat disesuaikan dengan jenis website, metode pembayaran yang ingin disediakan, dan wilayah target transaksi. Dengan memahami bentuk halaman pembayaran dan alur transaksi dari masing-masing layanan, proses integrasi ke website dapat dilakukan dengan lebih terarah.
Payment gateway memang membantu website menyediakan proses pembayaran yang lebih praktis, tetapi kemudahan transaksi saja belum cukup jika website sulit ditemukan calon pelanggan. Karena itu, optimasi SEO dan strategi backlink juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan visibilitas website di mesin pencari.
Baca juga: 10 Checklist SEO Penting yang Harus Dilakukan Setelah Website Live
seedbacklink menyediakan Jasa SEO untuk membantu mengoptimalkan visibilitas website secara lebih terarah. Anda juga dapat memanfaatkan Jasa Backlink melalui berbagai pilihan, termasuk Jasa Backlink Media, Jasa Backlink Blog, hingga Jasa Press Release untuk mendukung strategi SEO dan memperluas eksposur website.
ID
EN
MY
SG