Seorang calon customer menanyakan harga lewat WhatsApp pagi tadi, dan jawabannya baru terkirim keesokan hari karena catatannya tersimpan di spreadsheet milik rekan lain. Saat jawaban itu tiba, penawaran kompetitor sudah lebih dulu masuk. Data customer yang tercecer di chat dan spreadsheet membuat prospek hangat menjadi dingin begitu saja, dan sebuah aplikasi CRM dapat menutup celah itu sebelum peluang berikutnya ikut lewat.
CRM sendiri berasal dari singkatan customer relationship management, yaitu sistem yang menyimpan kontak customer beserta riwayat interaksinya sehingga peluang sales, keluhan, dan campaign dapat dikelola di satu tempat.
Mari simak beberapa rekomendasi aplikasi CRM yang dapat dipertimbangkan.
8 Aplikasi CRM untuk Bisnis di Indonesia
Berikut adalah delapan aplikasi CRM yang dapat dipertimbangkan untuk bisnis di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa status paket gratis, harga, dan integrasi dengan WhatsApp perlu dicek kembali karena bisa saja terjadi perubahan kebijakan.
1. HubSpot

Bisnis yang baru meninggalkan spreadsheet dapat mencoba CRM tanpa biaya subscribe di HubSpot. Sebagai aplikasi CRM yang ramah untuk small business, HubSpot menyediakan versi gratis tanpa batas waktu untuk hingga dua user dan 1.000 kontak, dengan fitur contact management, pelacakan deals, dan live chat.
Integrasi WhatsApp baru tersedia di paket berbayar tertentu, yaitu Marketing Hub atau Service Hub tingkat Professional ke atas, sehingga versi gratis belum cukup bila percakapan customer didominasi WhatsApp. Selain itu, interface HubSpot juga belum menyediakan bahasa Indonesia.
2. Zoho CRM

Tim kecil yang membutuhkan automasi dasar tanpa biaya awal dapat mulai dari edisi gratis Zoho CRM. Edisi ini gratis selamanya untuk tiga user dan mencakup contact management, pengingat follow up, serta automasi workflow, dengan interface yang mendukung bahasa Indonesia secara penuh.
Integrasi WhatsApp tersedia selama masa trial dan seluruh edisi berbayar, tetapi tidak tercantum untuk edisi gratis, serta memerlukan akun bisnis Meta yang sudah terverifikasi. Harga edisi berbayar ditampilkan dalam mata uang yang berbeda per wilayah, jadi angka pastinya perlu dicek langsung di situs resmi.
3. Salesforce

Perusahaan dengan proses sales berlapis memerlukan CRM yang dapat berkembang bersama tim sales, service, dan marketing. Salesforce menjawab kebutuhan itu lewat Starter Suite untuk bisnis kecil dengan harga awal sekitar 25 dolar AS per user per bulan, tanpa paket gratis permanen tetapi dengan trial gratis.
Percakapan WhatsApp dapat dikelola lewat fitur pesan di Service Cloud, dengan syarat akun bisnis WhatsApp dan akun Meta Business. Cakupan fitur yang luas dapat terasa berat bagi tim kecil yang hanya membutuhkan pencatatan kontak, dan biaya pesan WhatsApp dikenakan terpisah.
Baca juga: Apa Itu CRM, Strategi Penting untuk Dongkrak Bisnis Anda
4. Pipedrive

Tim sales yang ingin melihat posisi setiap prospek dalam satu papan visual akan merasa cocok dengan Pipedrive. CRM ini berfokus pada pengelolaan sales pipeline, tersedia dalam bahasa Indonesia sejak 2022, dan menawarkan trial 14 hari tanpa kartu kredit dengan empat tingkat paket berbayar.
Integrasi WhatsApp dibuat dan dikelola Pipedrive sendiri lewat Marketplace, sehingga percakapan tertaut ke deals dan kontak dalam satu inbox sales. Keterbatasannya, tidak ada paket gratis, dan setiap user hanya dapat ditetapkan ke satu nomor WhatsApp.
5. Mekari Qontak

Bisnis yang customer-nya paling sering menghubungi lewat WhatsApp dapat mengelola CRM dan percakapan dari satu dashboard di Mekari Qontak. Aplikasi CRM asal Indonesia ini menyatukan WhatsApp, Instagram, email, dan marketplace, serta berstatus penyedia solusi bisnis resmi WhatsApp Business API dari Meta di Indonesia.
Pilihan paketnya mencakup Broadcast, Sales Suite, Service Suite, dan Qontak 360 dengan harga mulai Rp750 ribuan per bulan, bergantung pada paket dan jumlah user. Situs resminya tidak menyebut paket gratis, sehingga bisnis perlu berkonsultasi lebih dulu untuk memastikan kecocokan paket dan budget.
6. Kommo

Bisnis yang berjualan lewat percakapan dapat mengubah inbox pesan menjadi sales pipeline di Kommo. Aplikasi CRM ini mengumpulkan WhatsApp, Instagram, TikTok, dan Facebook Messenger dalam satu tempat, dengan integrasi WhatsApp bawaan yang terhubung ke WhatsApp Cloud API serta situs resmi yang menyediakan bahasa Indonesia.
Paket Base sekitar 25 dolar AS per user per bulan sudah mencakup satu nomor WhatsApp, sedangkan paket Advanced menambahkan fitur broadcast dan bot tanpa kode. Keterbatasannya, tidak ada paket gratis selain trial 14 hari, dan jumlah kanal bertambah mengikuti jumlah user.
Baca juga: 5 Strategi Jualan Online di WhatsApp Business untuk Bisnis
7. Bitrix24

Tim yang membutuhkan CRM sekaligus task management dan kolaborasi dapat menggunakan satu platform dengan tarif flat per organisasi. Bitrix24 menggabungkan CRM, task management, obrolan tim, dan contact center, serta menyediakan paket gratis untuk satu sampai dua user dengan CRM dasar berupa deals dan kontak.
Integrasi WhatsApp tersedia mulai paket Basic, dan salah satu caranya lewat Twilio yang membebankan biaya pesan serta mewajibkan akun berbayar, sedangkan Bitrix24 sendiri tidak memungut biaya integrasi. Karena melibatkan dua layanan, proses setup-nya terasa lebih panjang dibanding aplikasi CRM yang menyediakan integrasi bawaan.
8. Odoo

Perusahaan yang ingin mengembangkan CRM menjadi sistem sales, stok, dan keuangan dapat memulai dari satu aplikasi gratis di Odoo. Sistem modular ini menyediakan paket One App Free, yaitu satu aplikasi untuk user tanpa batas dan tanpa batas waktu, sehingga CRM dapat menjadi aplikasi pertama sebelum modul lain ditambahkan.
WhatsApp tersedia sebagai aplikasi tersendiri yang terhubung dengan aplikasi Odoo lain, dengan integrasi tanpa biaya dan biaya pesan rendah lewat Meta. Karena paket gratis hanya mencakup satu aplikasi, menggunakan CRM bersama WhatsApp umumnya memerlukan paket berbayar yang membuka semua aplikasi.
Cara Memilih Aplikasi CRM yang Tepat
Mulailah dari jumlah user dan kontak, karena batas paket gratis berbeda jauh dan biaya paket berbayar umumnya dihitung per user. Lalu, periksa integrasi yang benar-benar digunakan tim, terutama WhatsApp, situs, dan marketplace, sambil mengingat bahwa biaya pesan WhatsApp umumnya dibayar terpisah kepada Meta atau penyedia.
Selanjutnya, hitung total budget, termasuk add-on dan biaya pesan, bukan hanya harga paket dasar. Terakhir, nilai kemudahan penggunaan lewat masa trial bersama tim sales, sebab aplikasi CRM yang rumit sering kali berakhir tidak diisi.
Aplikasi CRM yang rapi baru memberi nilai penuh ketika prospek baru terus mengalir ke dalamnya. Bila Anda ingin menambah lead yang datang dari pencarian untuk dikelola di aplikasi CRM pilihan Anda, jasa SEO dari seedbacklink dapat membantu halaman bisnis Anda lebih mudah ditemukan di Google.








